Rabu, 15 Jun 2016

6 Penyakit Yang Membuat Wanita Susah Mengandung, Selain Mandul.

Hidup dalam suami isteri, anak adalah salah satu anugrah terindah yang paling di impikan setiap pasangan, sekaligus bukti daripada kejantanan seorang lelaki, akan tetapi bukan semua pasangan boleh mendapatkan anugrah itu.

Bila nak dapat anak? itulah soalan yang paling di geruni oleh setiap pasangan apabila bertahun-tahun tidak mendapatkan zuriat.

Untuk mengelakkan mendengar soalan itu, anda tentu malas untuk pergi ke jemputan kahwin, bertemu rakan-rakan lama,terutama balik kampung.

Menguas tentang hal ini,untuk membuat anda lebih faham,selain daripada mandul ada beberapa hambatan yang mempengaruhi kesihatan wanita untuk hamil.

1.Sindrom ovarium
polikistik merupakan penyebab paling umum dari ketidaksuburan pada wanita. Penyakit ini membuat kelenjar adrenal menghasilkan lebih banyak androgen (sejenis hormon). Tingginya kadar androgen dalam tubuh dapat mengganggu perkembangan folikel ovarium dan pelepasan sel telur selama ovulasi.

ovarium. Sayangnya, penyebab pasti dari Sindrom ovarium polikistik belum diketahui, tetapi penelitian saat ini menunjukkan bahwa kombinasi antara faktor genetik dan lingkungan dapat menyebabkan penyakit ini.

2.Penyakit radang panggul
Penyakit radang panggul adalah infeksi yang terjadi pada organ reproduksi wanita. Ini adalah salah satu komplikasi yang paling serius dari penyakit menular seksual pada wanita. Penyakit ini dapat menyebabkan kerusakan kekal pada uterus, ovarium, saluran tuba, atau bagian lain dari sistem pembiakan wanita, dan menjadi penyebab utama wanita menjadi mandul.

Penyakit radang panggul terjadi ketika organisme, penyebab penyakit masuk melalui serviks ke saluran kelamin bagian atas. Gejala penyakit radang panggul meliputi nyeri di perut atau daerah perut bagian bawah, atau nyeri di perut bagian kanan atas.

3.Endometriosis
Endometriosis adalah gangguan yang terjadi ketika endometrium tumbuh di luar rahim. Jaringan endometrium dapat menyebar ke luar daerah pinggul. Karena jaringan endometrium tidak dapat keluar dari tubuh, itu menjadi terperangkap dalam tubuh.

Akibatnya, jaringan sekitarnya dapat mengalami iritasi dan kemudian mengembangkan jaringan parut. Endometriosis bisa memicu nyeri – kadang-kadang parah – terutama selama periode menstruasi.

4.Kegagalan Ovarium Prematur
Istilah Kegagalan Ovarium Prematur digunakan untuk menggambarkan ketika ovarium seorang wanita berhenti bekerja secara normal sebelum mencapai usia 40 tahun. Perlu diketahui bahwa ini tidak sama dengan menopause dini.

Mereka yang terkena Kegagalan Ovarium Prematur umumnya tidak mengalami menstruasi bulanan, atau siklus menstruasi mereka tidak teratur. Penyakit ini membuat wanita memiliki masalah dengan ovulasi, yang membuat wanita sukar hamil. Selain itu, wanita yang menderita kondisi ini juga lebih berisiko menderita osteoporosis.

5.Fibroid rahim
Fibroid rahim juga disebut Leiomioma atau mioma. Perlu diketahui bahwa fibroid rahim tidak berhubungan dengan peningkatan risiko kanser rahim dan hampir tidak pernah berkembang menjadi kanser.

Fibroid rahim berkembang dari jaringan otot halus rahim (miometrium). Pola pertumbuhan fibroid rahim bervariasi. Mereka dapat tumbuh lambat atau cepat, atau mungkin tetap dengan ukuran yang sama. Beberapa fibroid bisa tumbuh sumbur dan beberapa mungkin menyusut dengan sendiri. Banyak fibroid yang muncul selama kehamilan dan kemudian menyusut atau menghilang setelah kelahiran.

Sebanyak 3 dari 4 wanita memiliki fibroid rahim selama hidup mereka, tetapi kebanyakan tidak menyadarinya karena itu sering tidak menimbulkan gejala. Anda mungkin akan menemukan fibroid di tubuh saat pemeriksaan panggul atau USG.

6.Infeksi
Infeksi tertentu juga dapat menyebabkan masalah kesuburan. Klamidia adalah salah satu infeksi menular seksual yang paling sering mempengaruhi kesuburan wanita.

Infeksi ini mudah menyebar karena sering tidak menimbulkan gejala dan dapat ditularkan ke pasangan seksual.
loading...